Vladimir Putin: Kami Tidak Gila, Tak Akan Gunakan Bom Nuklir Lebih Dulu

Kamis, 08 Desember 2022 - 07:09 WIB
Putin sebelumnya bersikeras bahwa doktrin nuklir Rusia hanya mengizinkan penggunaan senjata nuklir untuk pertahanan.

Tampaknya menyadari bahwa rencananya untuk mengeklaim kemenangan dalam beberapa hari setelah menginvasi Ukraina telah gagal, Putin mengakui perang bisa menjadi "proses yang panjang".

Namun, dia mengatakan hasilnya sudah signifikan—misalnya, wilayah baru yang diklaim Rusia secara setelah referendum di empat wilayah Ukraina. Kiev dan sekutu Barat-nya menganggapnya sebagai referendum palsu.

Dia juga mengeklaim bahwa bahwa aneksasi telah menjadikan Laut Azov—yang berbatasan dengan Ukraina tenggara dan Rusia barat daya—sebagai "laut pedalaman" Rusia, menambahkan bahwa ini adalah aspirasi Tsar Rusia Peter yang Agung.

Presiden Putin telah membandingkan dirinya dengan penguasa abad ke-17 dan ke-18 sebelumnya.

Tapi—meskipun mengklaim wilayah Kherson, Zaporizhzhia, Luhansk dan Donetsk sebagai wilayah baru Rusia—Moskow tidak sepenuhnya mengontrol wilayah tersebut.

Bulan lalu, pasukan Rusia terpaksa mundur dari kota Kherson, satu-satunya ibu kota regional yang mereka rebut sejak invasi Februari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!