Shireen Abu Akleh Tewas Ditembak, Al Jazeera Seret Israel ke ICC

Selasa, 06 Desember 2022 - 18:13 WIB
Pada tahun 2021, ICC memutuskan memiliki yurisdiksi atas situasi di wilayah Palestina yang diduduki. Pengajuan Al Jazeera meminta agar pembunuhan Abu Akleh menjadi bagian dari penyelidikan yang lebih luas ini.

“Kami meminta penyelidikan yang mengarah pada tuntutan yang diajukan dan mereka yang bertanggung jawab dituntut,” kata Dixon.

Investigasi yang dilakukan oleh PBB, organisasi hak asasi manusia Palestina dan Israel, dan outlet berita internasional menyimpulkan bahwa Abu Akleh dibunuh oleh seorang tentara Israel.

Keluarga Abu Akleh menyerukan "penyelidikan menyeluruh dan transparan" oleh FBI Amerika Serikat (AS) dan Departemen Luar Negeri untuk mengungkap rantai komando yang menyebabkan kematian seorang warga AS.

“Singkatnya, kami ingin (Presiden AS) Biden melakukan dalam kasus Shireen apa yang gagal dilakukan oleh pemerintahannya dan pemerintahan AS sebelumnya ketika warga Amerika lainnya dibunuh oleh Israel: Meminta pertanggungjawaban para pembunuh,” tulis Lina Abu Akleh, keponakan Shireen Abu Akleh, di Al Jazeera pada bulan Juli lalu.

Pada bulan November AS mengumumkan penyelidikan FBI atas pembunuhan Abu Akleh, berita itu disambut baik oleh keluarganya.

Namun, Dixon memperingatkan, penyelidikan ini seharusnya tidak menjadi alasan bagi ICC untuk tidak bertindak.

"Mereka bisa, mereka bisa bekerja sama dengan...FBI, sehingga kasus ini tidak jatuh di antara celah, dan bahwa mereka yang bertanggung jawab diidentifikasi dan diadili," tukasnya.

Baca: Senyum Macron saat Dengar Nama Jurnalis Palestina Abu-Akleh Picu Kecaman
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!