Direktur Intelijen Rusia: Negara NATO Bersiap Caplok Wilayah Ukraina
Kamis, 01 Desember 2022 - 09:11 WIB
Serangan brutal tersebut menyebabkan sekitar 100.000 orang Polandia dibunuh oleh Organisasi Nasionalis Ukraina (OUN) dan Tentara Pemberontak Ukraina (UIA).
Menurut Naryshkin, rencana Warsawa menghadirkan klaim tersebut sebagai "inisiatif dari bawah" dengan mencari keturunan dari orang-orang yang menderita di tangan kaum nasionalis Ukraina yang tinggal di Polandia.
Kepemimpinan negara NATO itu juga diduga menginstruksikan media Polandia untuk "menghangatkan publik" dengan gagasan bahwa ada kebutuhan untuk "mengumpulkan tanah Polandia".
“Pimpinan Ukraina bermaksud untuk bertindak secara proaktif dan terus-menerus karena takut mitra senior NATO akan mencoba bernegosiasi dengan Moskow pada bulan-bulan musim dingin mendatang, mengabaikan kepentingan tidak hanya Ukraina, tetapi juga Polandia,” kata Naryshkin.
Dia mencatat bahwa Warsawa percaya itu karena "kompensasi yang murah hati" untuk memberikan bantuan militer ke Kiev dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Moskow.
Menurut Naryshkin, rencana Warsawa menghadirkan klaim tersebut sebagai "inisiatif dari bawah" dengan mencari keturunan dari orang-orang yang menderita di tangan kaum nasionalis Ukraina yang tinggal di Polandia.
Kepemimpinan negara NATO itu juga diduga menginstruksikan media Polandia untuk "menghangatkan publik" dengan gagasan bahwa ada kebutuhan untuk "mengumpulkan tanah Polandia".
“Pimpinan Ukraina bermaksud untuk bertindak secara proaktif dan terus-menerus karena takut mitra senior NATO akan mencoba bernegosiasi dengan Moskow pada bulan-bulan musim dingin mendatang, mengabaikan kepentingan tidak hanya Ukraina, tetapi juga Polandia,” kata Naryshkin.
Dia mencatat bahwa Warsawa percaya itu karena "kompensasi yang murah hati" untuk memberikan bantuan militer ke Kiev dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Moskow.
Lihat Juga :