Roti Tertua di Dunia Ditemukan Dekat Baghdad, Berumur 70.000 Tahun
Jum'at, 25 November 2022 - 13:06 WIB
"Stereotip lama adalah bahwa Neanderthal kurang cerdas dibandingkan manusia modern dan bahwa mereka memiliki pola makan yang sebagian besar berbasis daging. Temuan kami adalah indikasi nyata pertama dari masakan yang rumit, dan dengan demikian budaya makanan, di antara Neanderthal," jelas Chris Hunt, Profesor Paleoekologi Budaya di Liverpool John Moores University, yang mengoordinasikan penggalian.
Baca juga: Ngeri, Para ilmuwan Hidupkan Lagi Virus Purba Berumur 48.500 Tahun
"Karena Neanderthal tidak memiliki pot, kami berasumsi mereka merendam bijinya dalam lipatan kulit binatang," ujar dia.
Menurut temuan yang diterbitkan dalam jurnal Antiquity Universitas Cambridge, salah satu dari empat fragmen sisa makanan "sangat mirip dengan persiapan eksperimental dan contoh archaeobotanical dari makanan seperti roti hangus atau makanan sereal yang digiling halus".
Baca juga: Sekutu Utama Rusia: Ukraina Harus Bernegosiasi atau Berisiko Runtuh
Baca juga: Ngeri, Para ilmuwan Hidupkan Lagi Virus Purba Berumur 48.500 Tahun
"Karena Neanderthal tidak memiliki pot, kami berasumsi mereka merendam bijinya dalam lipatan kulit binatang," ujar dia.
Menurut temuan yang diterbitkan dalam jurnal Antiquity Universitas Cambridge, salah satu dari empat fragmen sisa makanan "sangat mirip dengan persiapan eksperimental dan contoh archaeobotanical dari makanan seperti roti hangus atau makanan sereal yang digiling halus".
Baca juga: Sekutu Utama Rusia: Ukraina Harus Bernegosiasi atau Berisiko Runtuh
Lihat Juga :