Apa Itu Sistem S-300, yang Rudalnya Hantam Polandia dan Gegerkan Dunia

Kamis, 17 November 2022 - 08:17 WIB
S-300 adalah keluarga rudal permukaan-ke-udara, awalnya dikembangkan oleh Uni Soviet. Ini pertama kali dioperasikan pada akhir 1970-an setelah satu dekade pengembangan.

Ada beberapa versi misil yang digunakan S-300 dengan kemampuan teknis dan jangkauan yang berbeda. Kisaran maksimum rudal standar adalah 150 km (93 mil) dan hulu ledak berbobot 133-143 kg (293-315 lb), menurut Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS).

Tidak jelas versi mana yang mungkin digunakan dalam insiden di Przewodow, wilayah Polandia yang berbatasan dengan Ukraina, pada hari Selasa.

"S-300 kurang lebih setara dengan sistem rudal darat-ke-udara Patriot Amerika Serikat (AS)," kata Siemon Wezeman, peneliti senior Program Transfer Senjata di Stockholm International Peace Research Institute, seperti dikutip Reuters, Kamis (17/11/2022).

Rudal dari sitem S-300 dimaksudkan untuk menembak jatuh pesawat, drone, serta rudal jelajah dan rudalbalistik yang masuk. Peluncur S-300 lengkap termasuk radar deteksi yang melacak target yang masuk. Rudal dilengkapi dengan sistem panduan untuk mengunci target secara otomatis. Beberapa rudal individu dapat ditembakkan secara bersamaan ke berbagai sasaran.

Versi terbaru dari S-300--disebut Antey-2500, yang dioperasikan pada awal 2010-an-- memiliki jangkauan 350 km, menurut entri katalog di Rosobornexport, agen ekspor senjata milik negara Rusia.

"Sistem ini memiliki karakteristik taktis dan teknis yang tinggi yang memungkinkan untuk menggunakannya untuk pertahanan udara dari fasilitas administrasi, industri dan militer yang paling penting, kelompok pasukan, infrastruktur pesisir dan pasukan Angkatan Laut di lokasi penempatan," kata Rosoboronexport di situs webnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!