Erdogan: Turki Komitmen Upayakan Dialog Damai Rusia-Ukraina
Minggu, 13 November 2022 - 19:00 WIB
Anggota NATO Turki menjadi tuan rumah pembicaraan antara delegasi Ukraina dan Rusia awal tahun ini, dan telah berusaha untuk menyeimbangkan kritiknya terhadap invasi dan penentangan terhadap sanksi.
Baca: Erdogan Ucapkan Selamat pada Netanyahu, Ingin Turki-Israel Tetap Mesra
Ankara dan PBB menengahi kesepakatan untuk memulai kembali ekspor gandum Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam selama empat bulan terakhir. Erdogan mengatakan "akan salah" bagi Turki untuk mengusulkan kerangka waktu tertentu untuk memperpanjang kesepakatan melampaui batas waktu 19 November tetapi menambahkan itu harus berjalan "selama mungkin."
Belum ada upaya publik untuk mengadakan kembali pembicaraan damai antara kedua belah pihak sejak inisiatif untuk melakukan gencatan senjata di Istanbul selama minggu-minggu pertama konflik gagal tanpa kemajuan.
Ukraina membantah pada hari Selasa bahwa pihaknya berada di bawah tekanan Barat untuk bernegosiasi dengan Rusia, menggandakan desakannya bahwa pembicaraan hanya dapat diadakan jika Rusia melepaskan semua wilayah yang telah didudukinya sejak invasi Februari.
Baca: Erdogan Ucapkan Selamat pada Netanyahu, Ingin Turki-Israel Tetap Mesra
Ankara dan PBB menengahi kesepakatan untuk memulai kembali ekspor gandum Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam selama empat bulan terakhir. Erdogan mengatakan "akan salah" bagi Turki untuk mengusulkan kerangka waktu tertentu untuk memperpanjang kesepakatan melampaui batas waktu 19 November tetapi menambahkan itu harus berjalan "selama mungkin."
Belum ada upaya publik untuk mengadakan kembali pembicaraan damai antara kedua belah pihak sejak inisiatif untuk melakukan gencatan senjata di Istanbul selama minggu-minggu pertama konflik gagal tanpa kemajuan.
Ukraina membantah pada hari Selasa bahwa pihaknya berada di bawah tekanan Barat untuk bernegosiasi dengan Rusia, menggandakan desakannya bahwa pembicaraan hanya dapat diadakan jika Rusia melepaskan semua wilayah yang telah didudukinya sejak invasi Februari.
(esn)
Lihat Juga :