Anggota Parlemen Zionis Berharap Politisi Arab Tinggalkan Israel Selamanya

Rabu, 09 November 2022 - 01:10 WIB
Pada tahun 2003, kunjungan manajemen Wakaf ke Masjid Al-Aqsa dibatalkan oleh otoritas Israel. Sejak itu, polisi Israel mengizinkan pemukim dan aktivis sayap kanan menyerbu situs tersebut hampir setiap hari.

Awal tahun ini, Ben-Gvir menggambarkan Wakaf sebagai “teroris”.

Pejabat dinas keamanan Israel mengatakan kepada Channel 13 bahwa tindakan yang diminta oleh Ben-Gvir hanya akan "menyalakan situasi di lapangan".

Aktivis sayap kanan Israel telah berulang kali mendorong peningkatan kehadiran Yahudi di situs tersebut dan beberapa telah menganjurkan penghancuran Masjid Al-Aqsa untuk memberi jalan bagi pendirian Kuil Ketiga.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!