Turki Ingin Hagia Sophia Jadi Masjid, Begini Reaksi Rusia

Selasa, 07 Juli 2020 - 14:47 WIB
Bangunan itu kemudian diubah lagi menjadi museum oleh pendiri republik modern Turki Mustafa Kemal Ataturk sebagai bagian dari reformasinya. Mustafa Kemal Ataturk, penerus Ottoman, menjadikan Turki sebagai negara sekuler. (Baca: Pemimimpin Gereja Ortodoks Rusia Tolak Rencana Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid )

Tetapi, di era Erdogan muncul rencana untuk memfungsikan Hagia Sophia kembali menjadi masjid. Rencana itu telah memicu kemarahan di kalangan komunitas Kristen dan memicu ketegangan antara Yunani dan Turki, musuh bersejarah sekaligus sesama sekutu NATO.

Pengadilan Tinggi Turki sedang memperdebatkan apakah salah satu keajaiban arsitektur dunia itu dapat dirancang ulang sebagai masjid. Putusan pengadilan diharapkan keluar dalam beberapa hari mendatang.

Sebelumnya, Kepala Gereja Ortodoks Rusia, Patriarch Kirill, mengatakan dia sangat prihatin oleh upaya Turki mengubah fungsi Hagia Sophia. Dia menggambarkan situs itu sebagai salah satu monumen terbesar budaya Kristen.

"Ancaman terhadap Hagia Sophia adalah ancaman bagi seluruh peradaban Kristen, dan oleh karena itu bagi spiritualitas dan sejarah kita," katanya dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!