Malaysia Marah dengan Video Al Jazeera soal Penangkapan Massal Migran

Selasa, 07 Juli 2020 - 14:08 WIB
Pada bulan Mei, seorang jurnalis dari South China Morning Post yang berbasis di Hong Kong diinterogasi oleh polisi atas laporannya tentang penangkapan migran.

Pekan lalu, Pengadilan Federal Malaysia mengizinkan jaksa untuk terus maju dengan proses hukum terhadap portal berita Malaysiakini atas tuduhan penghinaan terkait komentar yang di-posting oleh para pembaca media itu.

Pihak Malaysiakini membantah telah berbuat salah, dengan mengatakan pihaknya tidak bisa dimintai pertanggungjawaban atas komentar para pembaca.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!