AS Kembali Kirim Paket Bantuan Militer untuk Ukraina, Nilainya Rp4,2 Triliun
Minggu, 30 Oktober 2022 - 05:00 WIB
Baca: Putin: Rusia Bukanlah Musuh Barat
Dijelaskan pula, paket bantuan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan layanan satelit. “Namun, mereka tidak dimaksudkan sebagai pengganti layanan Starlink yang disediakan oleh perusahaan SpaceX milik Elon Musk, dan tidak ada hubungannya dengan akses ke Starlink," katanya.
Sebelumnya di awal bulan ini, Musk mengatakan bahwa SpaceX tidak dapat melanjutkan pendanaan Starlink di Ukraina tanpa batas waktu, menciptakan ketidakpastian seputar layanan yang telah menyediakan kemampuan komunikasi vital bagi pasukan Kyiv.
Tetapi orang terkaya di dunia dengan cepat membalikkan keadaan, mengatakan SpaceX akan terus membayar meskipun Starlink merugi.
Dijelaskan pula, paket bantuan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan layanan satelit. “Namun, mereka tidak dimaksudkan sebagai pengganti layanan Starlink yang disediakan oleh perusahaan SpaceX milik Elon Musk, dan tidak ada hubungannya dengan akses ke Starlink," katanya.
Sebelumnya di awal bulan ini, Musk mengatakan bahwa SpaceX tidak dapat melanjutkan pendanaan Starlink di Ukraina tanpa batas waktu, menciptakan ketidakpastian seputar layanan yang telah menyediakan kemampuan komunikasi vital bagi pasukan Kyiv.
Tetapi orang terkaya di dunia dengan cepat membalikkan keadaan, mengatakan SpaceX akan terus membayar meskipun Starlink merugi.
(esn)
Lihat Juga :