13 Tewas Saat Badai Menerjang Filipina Selatan

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 14:38 WIB
“Air mulai masuk ke rumah-rumah menjelang subuh. Ini baru pertama kali menimpa kami,” ucap Sinarimbo.

Sinarimbo mengatakan tim penyelamat di perahu karet harus mengambil beberapa warga dari atap rumah.

"Kami berharap korban akan berakhir di sana," katanya.

Polisi provinsi memposting di halaman Facebook resmi mereka foto-foto rangka sebuah rumah yang tersapu ke tepi sungai yang meluap, pagar baja yang roboh diapit oleh puing-puing dan jalan yang dipenuhi batu.

Di foto lain, polisi penyelamat terlihat membawa bayi di bak cuci plastik saat mereka mengarungi banjir setinggi dada.

Dikatakan oleh Sinarimbo, banjir sejak itu telah surut di beberapa daerah, tetapi sekitar 90 persen Kota Cotabato tetap tergenang air dan mungkin akan ada lebih banyak banjir dalam beberapa jam akibat hujan lebat di hulu.

Baca: Gunung Berapi Bulusan Meletus, Kota-kota di Filipina Timur Tertutup Abu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!