Winter is Coming: Dubes Ukraina Mohon Kepedulian Publik Merah Putih
Selasa, 25 Oktober 2022 - 17:32 WIB
Dubes Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin. Foto/Dok.Sindonews
JAKARTA - Tidak meredanya serangan Rusia yang menyasar ke warga sipil dan ancaman musim dingin membuat Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, memohon kepedulian bangsa Indonesia untuk memberikan bantuan sesegera mungkin.
“Suatu kehormatan besar bagi saya untuk menyapa Anda sebagai seorang teman. Dengan berat hati, saya memohon simpati serta bantuan Anda pada masa memilukan ini dalam sejarah negara Ukraina dan dunia,” tuturnya, Senin (24/10/2022).
Hamianin menuturkan sudah delapan bulan berlalu sejak rezim fasis Moskow melancarkan agresi brutal terhadap Ukraina mengakibatkan banjir darah dan air mata akibat serangan yang memorak-porandakan bangsa Ukraina yang sebelumnya hidup damai.
“Ribuan laki-laki, perempuan dan anak-anak disiksa dan dibunuh oleh penjajah Rusia tanpa belas kasihan, puluhan ribu orang tewas akibat serangan bom dan rudal, ratusan ribu menderita luka-luka, dan jutaan orang kini tak lagi memiliki tempat tinggal, terlantar atau telah melarikan diri ke luar negeri,” tegasnya.
Baca: Jenderal Rusia: Situasi Menuju Eskalasi Tak Terkendali, Ukraina Diduga Siapkan 'Bom Kotor'
“Suatu kehormatan besar bagi saya untuk menyapa Anda sebagai seorang teman. Dengan berat hati, saya memohon simpati serta bantuan Anda pada masa memilukan ini dalam sejarah negara Ukraina dan dunia,” tuturnya, Senin (24/10/2022).
Hamianin menuturkan sudah delapan bulan berlalu sejak rezim fasis Moskow melancarkan agresi brutal terhadap Ukraina mengakibatkan banjir darah dan air mata akibat serangan yang memorak-porandakan bangsa Ukraina yang sebelumnya hidup damai.
“Ribuan laki-laki, perempuan dan anak-anak disiksa dan dibunuh oleh penjajah Rusia tanpa belas kasihan, puluhan ribu orang tewas akibat serangan bom dan rudal, ratusan ribu menderita luka-luka, dan jutaan orang kini tak lagi memiliki tempat tinggal, terlantar atau telah melarikan diri ke luar negeri,” tegasnya.
Baca: Jenderal Rusia: Situasi Menuju Eskalasi Tak Terkendali, Ukraina Diduga Siapkan 'Bom Kotor'
Lihat Juga :