Konsumsi Air Terkontaminasi, 15.000 Warga Suriah Terjangkit Kolera

Minggu, 23 Oktober 2022 - 16:05 WIB
Kolera adalah gastroenteritis akut yang dipicu oleh bakteri kolera, yang pada gilirannya menyebabkan diare parah, muntah dan dehidrasi. Infeksi sering terjadi melalui air minum yang terkontaminasi.

"Penyakit ini sangat menular dan dapat dengan cepat berkembang menjadi epidemi," kata Lucia Ringtho dari Doctors Without Borders (MSF) kepada DW dalam sebuah wawancara. Ringtho adalah penasihat medis MSF untuk Suriah.

Baca: 100.000 Pengungsi Suriah di Turki Berencana Bentuk Konvoi Masuk ke Eropa

Doctors Without Borders dan pejabat kesehatan lokal di Raqqa telah mendirikan pusat perawatan kolera dan dua tempat perawatan rawat jalan di Administrasi Otonomi Kurdi Suriah Utara dan Timur. Caritas Syria juga aktif di wilayah tersebut, mendidik penduduk setempat serta mendistribusikan obat-obatan untuk melindungi dari infeksi dan tablet untuk mendisinfeksi air minum.

Warga Suriah mengkonsumsi air dan sayuran yang terkontaminasi karena harga meroket. Caritas Syria juga bekerja di Aleppo yang dikuasai pemerintah.

"Kolera telah menjadi topik besar di sana selama beberapa minggu terakhir," seperti yang dikatakan Penasihat Caritas Syria Angela Gärtner kepada DW.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!