Kanada Larang Penjualan dan Pengiriman Senjata Api
Minggu, 23 Oktober 2022 - 15:00 WIB
Kanada Larang Penjualan dan Pengiriman Senjata Api. FOTO/Reuters
OTTAWA - Kanada menerapkan larangan baru penjualan, pembelian, dan pengiriman senjata api mulai Jumat (21/10/2022). Ini merupakan langkah terbaru pemerintah untuk mengurangi kekerasan senjata di seluruh negeri.
Mulai Jumat, orang tidak dapat membeli, menjual, atau mentransfer pistol di Kanada. Mereka juga tidak dapat membawa pistol yang baru diperoleh ke negara itu, menurut pengumuman Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.
Baca: Penikam 28 Orang di Kanada, Termasuk 10 Tewas, Ditangkap Polisi
“Dengan meningkatnya kekerasan pistol di seluruh Kanada, adalah tugas kami untuk mengambil tindakan segera untuk menghapus senjata mematikan ini dari komunitas kami,” kata Trudeau dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari USA Today.
Trudeau mengumumkan pembekuan pada Mei, seminggu setelah 19 anak tewas dalam penembakan sekolah di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas. Kanada tak ingin kejadian tragis juga terjadi di wilayahnya.
“Kita tidak bisa membiarkan perdebatan senjata menjadi begitu terpolarisasi, sehingga tidak ada yang bisa dilakukan. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi di negara kita,” kata Trudeau saat itu.
Mulai Jumat, orang tidak dapat membeli, menjual, atau mentransfer pistol di Kanada. Mereka juga tidak dapat membawa pistol yang baru diperoleh ke negara itu, menurut pengumuman Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.
Baca: Penikam 28 Orang di Kanada, Termasuk 10 Tewas, Ditangkap Polisi
“Dengan meningkatnya kekerasan pistol di seluruh Kanada, adalah tugas kami untuk mengambil tindakan segera untuk menghapus senjata mematikan ini dari komunitas kami,” kata Trudeau dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari USA Today.
Trudeau mengumumkan pembekuan pada Mei, seminggu setelah 19 anak tewas dalam penembakan sekolah di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas. Kanada tak ingin kejadian tragis juga terjadi di wilayahnya.
“Kita tidak bisa membiarkan perdebatan senjata menjadi begitu terpolarisasi, sehingga tidak ada yang bisa dilakukan. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi di negara kita,” kata Trudeau saat itu.
Lihat Juga :