Boris Johnson Rancang Langkah Kembali Berkuasa di Inggris
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 15:38 WIB
Johnson mengundurkan diri di bawah tekanan menyusul serangkaian skandal, termasuk kegagalan Partygate, di mana kantornya mengadakan pesta-pesta dengan minuman alkohol di Downing Street dan Whitehall selama penguncian Covid-19 nasional pada 2020 dan 2021.
“Namun, bahkan pada saat itu dia setuju untuk mundur, Johnson sudah mempertimbangkan pencalonan lain untuk PM selanjutnya dengan harapan bahwa penggantinya akan menjadi ‘bencana’," papar laporan Sunday Times pada Juli.
PM baru akan mewarisi kondisi ekonomi yang merosot, tingkat inflasi tertinggi Inggris dalam 40 tahun dan kemarahan publik pada Partai Konservatif.
Pengganti Truss juga akan mengambil alih kepemimpinan di tengah krisis energi yang diperburuk oleh dukungan Inggris untuk Kiev dalam konflik Rusia-Ukraina.
Berbagai tugas berat untuk PM baru mendatang itu menjadi tantangan besar bagi siapa pun yang akan menjabat.
“Namun, bahkan pada saat itu dia setuju untuk mundur, Johnson sudah mempertimbangkan pencalonan lain untuk PM selanjutnya dengan harapan bahwa penggantinya akan menjadi ‘bencana’," papar laporan Sunday Times pada Juli.
PM baru akan mewarisi kondisi ekonomi yang merosot, tingkat inflasi tertinggi Inggris dalam 40 tahun dan kemarahan publik pada Partai Konservatif.
Pengganti Truss juga akan mengambil alih kepemimpinan di tengah krisis energi yang diperburuk oleh dukungan Inggris untuk Kiev dalam konflik Rusia-Ukraina.
Berbagai tugas berat untuk PM baru mendatang itu menjadi tantangan besar bagi siapa pun yang akan menjabat.
(sya)
Lihat Juga :