Sepekan Serangan Rusia, 30% Pembangkit Listrik Ukraina Hancur
Selasa, 18 Oktober 2022 - 19:09 WIB
Putin mengumumkan pergeseran operasi militer di Ukraina pada Senin pekan lalu, tepat setelah pasukan Rusia meluncurkan serangan rudal jarak jauh besar-besaran di seluruh Ukraina.
Dia menuduh Kiev mendalangi beberapa "serangan teroris" yang menargetkan infrastruktur utama Rusia selama beberapa bulan terakhir, termasuk serangan bom Jembatan Crimea.
Presiden Rusia mengatakan taktik Kiev membenarkan tanggapan yang sama, saat dia menegaskan Moskow sekarang menganggap infrastruktur energi Ukraina menjadi target yang sah untuk serangan militer.
Baca juga: Badan Mata-mata Negara Uni Eropa: Rusia Mencoba Hancurkan Barat
Beberapa hari sebelumnya, satu ledakan besar di jembatan yang menghubungkan Crimea ke daratan Rusia merenggut tiga nyawa warga sipil dan menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian lalu lintas jalan di jembatan tersebut.
Moskow mengklaim Ukraina berada di balik serangan itu, sementara beberapa pejabat di Kiev merayakan insiden tersebut.
Dia menuduh Kiev mendalangi beberapa "serangan teroris" yang menargetkan infrastruktur utama Rusia selama beberapa bulan terakhir, termasuk serangan bom Jembatan Crimea.
Presiden Rusia mengatakan taktik Kiev membenarkan tanggapan yang sama, saat dia menegaskan Moskow sekarang menganggap infrastruktur energi Ukraina menjadi target yang sah untuk serangan militer.
Baca juga: Badan Mata-mata Negara Uni Eropa: Rusia Mencoba Hancurkan Barat
Beberapa hari sebelumnya, satu ledakan besar di jembatan yang menghubungkan Crimea ke daratan Rusia merenggut tiga nyawa warga sipil dan menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian lalu lintas jalan di jembatan tersebut.
Moskow mengklaim Ukraina berada di balik serangan itu, sementara beberapa pejabat di Kiev merayakan insiden tersebut.
Lihat Juga :