Persentase Tentara Amerika Serikat yang Mengaku LGBT
Kamis, 13 Oktober 2022 - 05:30 WIB
Aktivis dan pendukung LGBT berunjuk rasa di Washington, AS, 8 Oktober 2019. Foto/REUTERS/Jonathan Ernst
WASHINGTON - Dilansir dari BBC News, pada Januari 2021, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mencabut kebijakan yang disahkan pada masa Donald Trump mengenai larangan transgender Amerika bergabung dengan militer.
Larangan itu diumumkan Trump selama tahun pertamanya menjabat sebagai presiden.
Joe Biden mengatakan anggota transgender tidak akan lagi tunduk kepada peraturan pemecatan atau pemisahan yang berdasarkan identitas gender.
Ia percaya bahwa identitas gender tidak boleh menjadi penghalang bagi dinas militer dan kekuatan Amerika justru ditemukan dalam keragamannya.
Baca juga: CEO Gazprom: Seluruh Kota di Eropa Bisa Beku saat Puncak Musim Dingin
Larangan itu diumumkan Trump selama tahun pertamanya menjabat sebagai presiden.
Joe Biden mengatakan anggota transgender tidak akan lagi tunduk kepada peraturan pemecatan atau pemisahan yang berdasarkan identitas gender.
Ia percaya bahwa identitas gender tidak boleh menjadi penghalang bagi dinas militer dan kekuatan Amerika justru ditemukan dalam keragamannya.
Baca juga: CEO Gazprom: Seluruh Kota di Eropa Bisa Beku saat Puncak Musim Dingin