Eks Jenderal AS: Kenyataan di Medan Perang Menyedihkan bagi Putin
Kamis, 06 Oktober 2022 - 13:51 WIB
“Kenyataan di medan perang sekarang sangat menyedihkan bagi Putin," katanya lagi, seperti dikutip The Mirror, Kamis (6/10/2022).
Dia menggambarkan Putin saat ini seolah-olah benar-benar "tidak bergerak". "Tidak ada yang bisa dia lakukan. Itu tidak dapat diubah," ujarnya.
Ini terjadi hanya beberapa hari setelah Putin secara resmi mencaplok empat wilayah Ukraina, yang menuai kecaman banyak negara.
Majelis tinggi Parlemen Rusia, Dewan Federasi, memberikan suara pada hari Selasa untuk meratifikasi perjanjian yang membuat Donetsk dan Luhansk di timur Ukraina serta Kherson dan Zaporizhzhia di selatan Ukraina, bagian dari Rusia.
Kota Lyman di Donetsk baru-baru ini direbut kembali oleh pasukan Ukraina.
Saat pasukan Ukraina memperoleh kemajuan di wilayah timur dan tentaranya melanjutkan terobosan baru mereka di Kherson, selatan Ukraina, pasukan Rusia meluncurkan serangan rudal baru.
Beberapa misil tersebut menghantam kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, merusak infrastrukturnya dan menyebabkan pemadaman listrik, menewaskan tiga orang dan melukai seorang gadis berusia sembilan tahun.
Dia menggambarkan Putin saat ini seolah-olah benar-benar "tidak bergerak". "Tidak ada yang bisa dia lakukan. Itu tidak dapat diubah," ujarnya.
Ini terjadi hanya beberapa hari setelah Putin secara resmi mencaplok empat wilayah Ukraina, yang menuai kecaman banyak negara.
Majelis tinggi Parlemen Rusia, Dewan Federasi, memberikan suara pada hari Selasa untuk meratifikasi perjanjian yang membuat Donetsk dan Luhansk di timur Ukraina serta Kherson dan Zaporizhzhia di selatan Ukraina, bagian dari Rusia.
Kota Lyman di Donetsk baru-baru ini direbut kembali oleh pasukan Ukraina.
Saat pasukan Ukraina memperoleh kemajuan di wilayah timur dan tentaranya melanjutkan terobosan baru mereka di Kherson, selatan Ukraina, pasukan Rusia meluncurkan serangan rudal baru.
Beberapa misil tersebut menghantam kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, merusak infrastrukturnya dan menyebabkan pemadaman listrik, menewaskan tiga orang dan melukai seorang gadis berusia sembilan tahun.
Lihat Juga :