Siswi di Iran Ikut Demonstrasi, Acungkan Jari Tengah ke Foto Khamenei
Rabu, 05 Oktober 2022 - 05:12 WIB
Dalam video lain dari Karaj, yang terletak di sebelah barat Ibu Kota Teheran, para siswa terdengar berteriak: "Jika kita tidak bersatu, mereka akan membunuh kita satu per satu."
Di kota selatan Shiraz pada hari Senin, lusinan siswi memblokir lalu lintas di jalan utama sambil melambaikan jilbab mereka ke udara dan meneriakkan "matilah diktator." Ini merujuk pada Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang memiliki keputusan akhir pada semua urusan negara.
Protes oleh siswi dimulai beberapa jam setelah Ayatollah Khamenei, yang memiliki keputusan akhir tentang semua masalah negara, memecah kebungkamannya atas kerusuhan di negara itu. Ia menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel, musuh bebuyutan Iran, mendalangi "kerusuhan".
Dia juga memberikan dukungan penuh kepada pasukan keamanan, yang menanggapi aksi protes dengan tindakan keras.
Baca: Khamenei Sebut Aksi Protes di Iran Direncanakan, Tuding AS Jadi Dalang
Aksi protes menyapu Iran setelah Mahisa Amini (22), seorang wanita Kurdi Iran, meninggal ditahanan setelah ditangkap oleh polisi moral negara itu.
Di kota selatan Shiraz pada hari Senin, lusinan siswi memblokir lalu lintas di jalan utama sambil melambaikan jilbab mereka ke udara dan meneriakkan "matilah diktator." Ini merujuk pada Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang memiliki keputusan akhir pada semua urusan negara.
Protes oleh siswi dimulai beberapa jam setelah Ayatollah Khamenei, yang memiliki keputusan akhir tentang semua masalah negara, memecah kebungkamannya atas kerusuhan di negara itu. Ia menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel, musuh bebuyutan Iran, mendalangi "kerusuhan".
Dia juga memberikan dukungan penuh kepada pasukan keamanan, yang menanggapi aksi protes dengan tindakan keras.
Baca: Khamenei Sebut Aksi Protes di Iran Direncanakan, Tuding AS Jadi Dalang
Aksi protes menyapu Iran setelah Mahisa Amini (22), seorang wanita Kurdi Iran, meninggal ditahanan setelah ditangkap oleh polisi moral negara itu.
Lihat Juga :