Jerman Akan Segera Pasok Sistem Pertahanan Udara ke Ukraina
Minggu, 02 Oktober 2022 - 17:50 WIB
Jerman Akan Segera Pasok Sistem Pertahanan Udara ke Ukraina. FOTO/ Airforce Technology
BERLIN - Jerman akan mengirimkan yang pertama dari empat sistem pertahanan udara canggih IRIS-T ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang. Pengiriman ini untuk membantu menangkal serangan pesawat tak berawak (drone).
"Dalam beberapa hari, kami akan mengirimkan sistem pertahanan udara IRIS-T yang sangat modern," kata Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht dalam kunjungan mendadak ke Odessa pada Sabtu (1/10/2022).
Baca: Jerman Ogah Kirim Tank Leopard, Menlu Ukraina Meradang
"Ini sangat penting untuk pertahanan drone khususnya," lanjut Lambrecht kepada stasiun televisi ARD, seperti dikutip dari Reuters.
Saat sirene serangan udara terdengar di atas kota pelabuhan, Lambrecht mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari Ukraina, Oleksii Reznikov di bunker bawah tanah. Lambrecht telah memperpanjang kunjungan ke Moldova terdekat untuk pertemuan tersebut.
Ukraina telah melihat lebih banyak serangan dari pesawat tak berawak kamikaze buatan Iran dalam beberapa pekan terakhir, menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur.
"Dalam beberapa hari, kami akan mengirimkan sistem pertahanan udara IRIS-T yang sangat modern," kata Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht dalam kunjungan mendadak ke Odessa pada Sabtu (1/10/2022).
Baca: Jerman Ogah Kirim Tank Leopard, Menlu Ukraina Meradang
"Ini sangat penting untuk pertahanan drone khususnya," lanjut Lambrecht kepada stasiun televisi ARD, seperti dikutip dari Reuters.
Saat sirene serangan udara terdengar di atas kota pelabuhan, Lambrecht mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari Ukraina, Oleksii Reznikov di bunker bawah tanah. Lambrecht telah memperpanjang kunjungan ke Moldova terdekat untuk pertemuan tersebut.
Ukraina telah melihat lebih banyak serangan dari pesawat tak berawak kamikaze buatan Iran dalam beberapa pekan terakhir, menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur.
Lihat Juga :