4 Wilayahnya Dicaplok Rusia, Ukraina Resmi Lamar Gabung NATO

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 00:43 WIB
Dalam pidato videonya, Zelensky menuduh Rusia dengan berani menulis ulang sejarah dan menggambar ulang perbatasan menggunakan pembunuhan, pemerasan, penganiayaan dan kebohongan, sesuatu yang dia sebut tidak akan diizinkan oleh Kiev.

Namun dia mengatakan bahwa Kiev tetap berkomitmen pada gagasan koeksistensi dengan Rusia. "Dengan kondisi yang setara, jujur, bermartabat dan adil," ujarnya.

“Jelas, dengan presiden Rusia ini tidak mungkin. Dia tidak tahu apa itu martabat dan kejujuran. Oleh karena itu, kami siap untuk berdialog dengan Rusia, tetapi dengan presiden Rusia lainnya,” kata Zelensky.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!