Putin Teken Perjanjian Bergabungnya Wilayah Ukraina ke Rusia

Jum'at, 30 September 2022 - 20:33 WIB
Perjanjiantersebut sekarang akan diajukan ke Mahkamah Konstitusi Rusia, yang akan menilai untuk memastikanperjanjian itu tidak melanggar hukum Rusia. Setelah disetujui, persetujuan itu harus diratifikasi terlebih dahulu oleh Duma Negara – majelis rendah parlemen Rusia – dan kemudian oleh Dewan Federal, majelis tinggi.

Anggota parlemen juga perlu meloloskan undang-undang tentang menggabungkan dua republik dan dua wilayah ke Rusia. Republik Donbass, serta Kherson dan Zaporozhye, akan menjadi bagian dari Rusia tidak lama setelah undang-undang tersebut ditandatangani oleh Putin seperti dikutip dari Russia Today.

Pada hari Kamis, ketua Duma Negara Vyacheslav Volodin mengatakan bahwa majelis rendah parlemen Rusia akan bersidang pada 3 Oktober untuk membahas sejumlah masalah, termasuk potensi ratifikasi perjanjian. Sebelumnya Kepala majelis tinggi, Valentina Matviyenko, pada hari Rabu juga mengkonfirmasi pada hari Rabu Dewan Federal juga dapat membahas ratifikasi pada sesi regulernya pada 4 Oktober.

“Saya tidak melihat perlunya sesi yang luar biasa,” katanya kepada wartawan saat itu.

Baca: Biden: AS Tidak Akan Pernah Mengakui Klaim Rusia di Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!