Ukraina Buat Keputusan tentang Mobilisasi Pasukan Tambahan Terkait Referendum Donbass
Selasa, 27 September 2022 - 06:35 WIB
Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengumumkan hanya beberapa hari sebelumnya bahwa, sementara Rusia kehilangan 6.000 tentara sejak awal serangan pada Februari, Ukraina kehilangan sekitar 61.000 prajurit.
Baca juga: AS Sudah Punya Rencana Jika Rusia Gunakan Senjata Nuklir
Menurut pihak Ukraina, sekitar 55.000 tentara Rusia telah tewas. Menurut CIA, pada akhir Juli Rusia kehilangan lebih dari 15.000 tentara di Ukraina.
Intelijen Inggris melaporkan 20.000 kematian tentara Rusia pada bulan Juni.
Penasihat kepresidenan Ukraina juga mengklaim Rusia menggunakan 90% dari daya tembaknya untuk menghancurkan infrastruktur kritis dan sipil serta warga sipil yang membutuhkannya.
Dia menyalahkan militernya karena memusnahkan 1.200 permukiman di daerah yang telah dibombardir Kiev selama delapan tahun.
Amnesty International sebelumnya mengkritik Ukraina karena menempatkan tentaranya di dalam bangunan tempat tinggal, sekolah dan rumah sakit, mencela penggunaan warga sipil sebagai tameng manusia sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.
Baca juga: AS Sudah Punya Rencana Jika Rusia Gunakan Senjata Nuklir
Menurut pihak Ukraina, sekitar 55.000 tentara Rusia telah tewas. Menurut CIA, pada akhir Juli Rusia kehilangan lebih dari 15.000 tentara di Ukraina.
Intelijen Inggris melaporkan 20.000 kematian tentara Rusia pada bulan Juni.
Penasihat kepresidenan Ukraina juga mengklaim Rusia menggunakan 90% dari daya tembaknya untuk menghancurkan infrastruktur kritis dan sipil serta warga sipil yang membutuhkannya.
Dia menyalahkan militernya karena memusnahkan 1.200 permukiman di daerah yang telah dibombardir Kiev selama delapan tahun.
Amnesty International sebelumnya mengkritik Ukraina karena menempatkan tentaranya di dalam bangunan tempat tinggal, sekolah dan rumah sakit, mencela penggunaan warga sipil sebagai tameng manusia sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.
Lihat Juga :