Lepas dari Ukraina, 2 Wilayah Donbass Ingin Referendum Gabung Rusia
Selasa, 20 September 2022 - 07:49 WIB
Baca juga: Terungkap, Rusia Pindahkan Rudal Anti-Pesawat dari St Petersburg ke Ukraina
Namun, pemerintah Ukraina yang berbasis di Kiev menolak mengakui dua wilayahnya itu sebagai negara.
Otoritas kamar sipil Donetsk pada hari Senin mengatakan DPR harus segera mengadakan referendum untuk bergabung dengan Rusia.
Di hadapan ketua DPR Denis Pushilin, otoritas itu mengatakan sudah tiba waktunya untuk tindakan tegas, mendesaknya untuk mengadakan pemungutan suara sesegera mungkin.
“Kami semua merasa dan tahu untuk waktu yang lama bahwa Donbass adalah Rusia, kami telah berjuang untuk ini selama delapan tahun. Untuk ini, kami setiap hari mengalami serangan di rumah, jalan, rumah sakit, sekolah, dan taman kanak-kanak kami,” kata kepala kamar sipil Donetsk, Aleksander Kofman, dalam sebuah pernyataan.
Namun, pemerintah Ukraina yang berbasis di Kiev menolak mengakui dua wilayahnya itu sebagai negara.
Otoritas kamar sipil Donetsk pada hari Senin mengatakan DPR harus segera mengadakan referendum untuk bergabung dengan Rusia.
Di hadapan ketua DPR Denis Pushilin, otoritas itu mengatakan sudah tiba waktunya untuk tindakan tegas, mendesaknya untuk mengadakan pemungutan suara sesegera mungkin.
“Kami semua merasa dan tahu untuk waktu yang lama bahwa Donbass adalah Rusia, kami telah berjuang untuk ini selama delapan tahun. Untuk ini, kami setiap hari mengalami serangan di rumah, jalan, rumah sakit, sekolah, dan taman kanak-kanak kami,” kata kepala kamar sipil Donetsk, Aleksander Kofman, dalam sebuah pernyataan.
Lihat Juga :