Ikut Perang Bela Ukraina, Pria Israel Dibunuh Tentara Rusia

Selasa, 06 September 2022 - 10:09 WIB
"Fialka adalah salah satu yang pertama membela Ukraina setelah penjajah Rusia menyerang, dia berjuang untuk perdamaian kita," lanjut klub tersebut dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Ynet, Selasa (6/9/2022).

Salah satu teman terdekat Fialka di Israel, Igor Yarkayev, yang juga bekerja sebagai pelatih untuk klub rival sekota Hapoel Be'er Sheva, meminta bantuan pemerintah Israel untuk mengambil jasad Fialka, yang dilaporkan masih berada di tangan pasukan Rusia.

"Dari yang kami tahu, dia dibunuh pada 1 September. Ibu dan adik laki-lakinya tetap di Be'er Sheva. Dari apa yang saya dengar, sejak tersiar kabar tentang kematiannya, ibunya tidak meninggalkan kamarnya," kata Yarkayev.

"Ada juga masalah dengan tubuhnya, sejauh yang kami tahu, itu ada di tangan Rusia. Kami sedang dalam pembicaraan dengan otoritas terkait untuk mengambil tubuhnya, dan kami meminta siapa pun yang dapat membantu agar membantu kami."

Yarkayev bertemu Fialka ketika dia pertama kali tiba di akademi muda klub Maccabi Be'er Sheva, di mana keduanya bekerja bersama.

"Pada 2015, dia pergi ke Ukraina untuk merawat neneknya. Neneknya sakit dan dia seharusnya kembali setelah beberapa saat, tetapi dia bertemu istrinya di sana dan memutuskan untuk tinggal. Dia mulai melatih di beberapa klub di Lviv, dan baru-baru ini mengambil kursus pelatihan di Donetsk untuk mendapatkan lisensi kepelatihan UEFA, tetapi saat kursus akan selesai, perang pecah," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!