Bom Meledak di Saat Salat Jumat, 18 Tewas Termasuk Ulama Pro Taliban

Jum'at, 02 September 2022 - 21:44 WIB
“Salah satu pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya sambil mencium tangannya,” imbuhnya.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan para pelaku di balik pemboman itu akan dihukum.

“Ulama negara yang kuat dan berani menjadi martir dalam serangan brutal,” kata Mujahid di Twitter.

Pejabat Taliban lainnya, Abdul Nafi Takor, mengkonfirmasi ledakan hari Jumat. Ia mengatakan ada yang tewas dan terluka tetapi mengatakan dia tidak memiliki rincian lebih lanjut.

Mujib Rahman Ansari dengan keras membela Taliban pada pertemuan besar ribuan ulama dan tetua yang diselenggarakan oleh kelompok itu pada akhir Juni lalu, mengutuk siapa pun yang menentang pemerintahannya.

Baca: Ledakan Bom di Kabul Tewaskan 8 Orang, ISIS Mengaku Bertanggungjawab

Ansari adalah ulama pro-Taliban kedua yang tewas akibat serangan bom dalam waktu kurang dari sebulan, setelah Rahimullah Haqqani meninggal dalam serangan bom bunuh diri di madrasahnya di Kabul. Haqqani dikenal karena pidato kemarahannya terhadap kelompok bersenjata afiliasi ISIS di Afghanistan, yang kemudian mengaku bertanggung jawab atas kematiannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!