Rusia Pindahkan Sistem Rudal Anti Pesawat S-300 dari Suriah ke Crimea
Selasa, 30 Agustus 2022 - 01:35 WIB
Baca: Mantan Presiden Rusia Sebut 4 Skenario untuk Gunakan Senjata Nuklir
Rusia telah mempertahankan kehadiran militer di Suriah sejak 2015, ketika campur tangan dalam perang saudara di sana. Moskow berada di pihak Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Jika dikonfirmasi, transfer tersebut akan menunjukkan langkah signifikan Rusia untuk meningkatkan pertahanan udara di dekat teater perang di Ukraina, di mana pasukannya telah mengalami serangan yang cukup parah dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam satu insiden, 8 pesawat tempur Rusia dihancurkan bulan ini dalam serangkaian ledakan di sebuah pangkalan udara di Crimea. Ukraina telah menolak untuk mengatakan apakah dan bagaimana melakukan serangan itu.
Rusia telah mempertahankan kehadiran militer di Suriah sejak 2015, ketika campur tangan dalam perang saudara di sana. Moskow berada di pihak Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Jika dikonfirmasi, transfer tersebut akan menunjukkan langkah signifikan Rusia untuk meningkatkan pertahanan udara di dekat teater perang di Ukraina, di mana pasukannya telah mengalami serangan yang cukup parah dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam satu insiden, 8 pesawat tempur Rusia dihancurkan bulan ini dalam serangkaian ledakan di sebuah pangkalan udara di Crimea. Ukraina telah menolak untuk mengatakan apakah dan bagaimana melakukan serangan itu.
(esn)
Lihat Juga :