Jadi Sarang Ekstrimis Kanan, Pasukan Elite Jerman Dibubarkan
Rabu, 01 Juli 2020 - 11:53 WIB
Ia mengatakan salah satu dari empat kompi pasukan, yang keberadaan ekstrimis sayap kanannya sangat marak, akan dibubarkan dan tidak diganti.
"Siapa pun yang berubah menjadi ekstremis sayap kanan tidak memiliki tempat di Bundeswehr dan harus meninggalkannya," katanya kepada radio Jerman.
Ia mengungkapkan bahwa operasi KSK akan dipindahkan ke unit lain sejauh mungkin, dan pasukan itu tidak akan ambil bagian dalam latihan dan misi internasional sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Kramp-Karrenbauer mengatakan temuan terbaru - termasuk hilangnya 48.000 amunisi dan 62kg bahan peledak - sangat "mengganggu" dan "mengkhawatirkan".
"Investigasi internal akan dilakukan untuk mengetahui apakah barang-barang itu dicuri atau hilang karena pembukuan yang ceroboh," ujarnya.
KSK menjadi pusat perhatian setelah pada bulan Mei, polisi menyita bahan peledak dan senjata di rumah seorang prajurit KSK.
"Siapa pun yang berubah menjadi ekstremis sayap kanan tidak memiliki tempat di Bundeswehr dan harus meninggalkannya," katanya kepada radio Jerman.
Ia mengungkapkan bahwa operasi KSK akan dipindahkan ke unit lain sejauh mungkin, dan pasukan itu tidak akan ambil bagian dalam latihan dan misi internasional sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Kramp-Karrenbauer mengatakan temuan terbaru - termasuk hilangnya 48.000 amunisi dan 62kg bahan peledak - sangat "mengganggu" dan "mengkhawatirkan".
"Investigasi internal akan dilakukan untuk mengetahui apakah barang-barang itu dicuri atau hilang karena pembukuan yang ceroboh," ujarnya.
KSK menjadi pusat perhatian setelah pada bulan Mei, polisi menyita bahan peledak dan senjata di rumah seorang prajurit KSK.
Lihat Juga :