Pakai T-Shirt NASA, Mata-mata Rusia Terciduk Saat Memburu Lokasi HIMARS

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 08:52 WIB
"Seorang penduduk wilayah Mykolaiv mengumpulkan informasi intelijen tentang pengerahan, pergerakan, dan persenjataan Pasukan Pertahanan Ukraina ke arah selatan," bunyi postingan SBU.

"Menurut kontra intelijen dari Dinas Keamanan, tugas utama pengkhianat adalah untuk menetapkan dan mentransfer ke penjajah koordinat posisi tempur sistem artileri reaktif HIMARS," sambung postingan itu.

SBU mengatakan pria itu berencana menggunakan informasi yang dia terima untuk mempersiapkan dan melakukan sabotase dan serangan rudal.

Menurut The Odessa Journal, pria itu direkrut oleh layanan khusus Rusia setelah menyebarkan postingan yang mendukung Kremlin, dan postingan yang mendukung agresi terhadap Ukraina, di media sosial.

Setelah direkrut, dia dilaporkan mulai melakukan pengintaian dan apa yang dianggap sebagai tugas subversif, dan kemudian mengirim informasi ke Rusia, lapor outlet berita tersebut. Selama penggeledahan di rumah pria itu, petugas penegak hukum menemukan ponsel yang dia gunakan untuk berkomunikasi dengan Moskow.

Baca juga: AS Jelaskan Mengapa Ukraina Tidak Dapat Rudal Jarak Jauh

Newsweek tidak dapat memverifikasi secara independen apakah individu yang ditahan dalam foto-foto itu adalah mata-mata Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!