Sri Lanka Izinkan Kapal Survei China Berlabuh di Hambantota
Minggu, 14 Agustus 2022 - 04:00 WIB
Sri Lanka Izinkan Kapal Survei China Berlabuh di Hambantota. FOTO/Maritime Optima
KOLOMBO - Sri Lanka mengatakan pada Sabtu (13/8/2022), bahwa pihaknya telah mengizinkan kapal survei China , Yuan Wang 5 berlabuh di pelabuhan paling selatan, Hambantota pada 16 Agustus mendatang.
Izin itu dikeluarkan Sri Lanka, meskipun ada kekhawatiran keamanan yang dikemukakan oleh negara tetangga Sri Lanka, India dan Amerika Serikat (AS). Pelabuhan Hambantota sendiri dilaporkan dikelola oleh China.
Baca: Rencana Kedatangan Kapal Survei China ke Sri Lanka Picu Kekhawatiran
Analis keamanan asing menggambarkan Yuan Wang 5 sebagai salah satu kapal pelacak ruang angkasa generasi terbaru China. Kapal ini digunakan untuk memantau peluncuran satelit, roket, dan rudal balistik antarbenua.
Baik China dan India telah mencoba untuk memperluas pengaruh mereka di Sri Lanka, yang menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam sejarah pasca-kemerdekaannya. India telah memberikan lebih banyak bantuan ke Sri Lanka tahun ini daripada negara lain mana pun.
Tetapi, India khawatir saingannya yang lebih besar dan lebih kuat, China, akan menggunakan pelabuhan Hambantota di dekat rute pelayaran utama Asia-Eropa sebagai pangkalan militer.
Izin itu dikeluarkan Sri Lanka, meskipun ada kekhawatiran keamanan yang dikemukakan oleh negara tetangga Sri Lanka, India dan Amerika Serikat (AS). Pelabuhan Hambantota sendiri dilaporkan dikelola oleh China.
Baca: Rencana Kedatangan Kapal Survei China ke Sri Lanka Picu Kekhawatiran
Analis keamanan asing menggambarkan Yuan Wang 5 sebagai salah satu kapal pelacak ruang angkasa generasi terbaru China. Kapal ini digunakan untuk memantau peluncuran satelit, roket, dan rudal balistik antarbenua.
Baik China dan India telah mencoba untuk memperluas pengaruh mereka di Sri Lanka, yang menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam sejarah pasca-kemerdekaannya. India telah memberikan lebih banyak bantuan ke Sri Lanka tahun ini daripada negara lain mana pun.
Tetapi, India khawatir saingannya yang lebih besar dan lebih kuat, China, akan menggunakan pelabuhan Hambantota di dekat rute pelayaran utama Asia-Eropa sebagai pangkalan militer.
Lihat Juga :