Rusia Bakal Tinggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Selasa, 26 Juli 2022 - 23:13 WIB
Stasiun itu disetujui untuk beroperasi hingga 2024, tetapi AS ingin memperpanjangnya selama enam tahun lagi dengan persetujuan semua mitra.
Pada pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Borisov mengatakan keputusan telah diambil untuk keluar dari proyek setelah 2024.
"Saya pikir saat ini kami akan mulai menyusun stasiun orbital Rusia," kata Borisov, seraya menambahkan bahwa stasiun baru itu adalah prioritas utama agensinya.
"Bagus," jawab Putin seperti dikutip dari BBC, Selasa (26/7/2022).
Dalam pertemuannya dengan Putin, Borisov juga mengatakan stasiun ruang angkasa Rusia yang baru akan memberikan Rusia layanan berbasis ruang yang dibutuhkan untuk kehidupan modern, misalnya navigasi dan transmisi data.
Baca juga: Moldova Ketakutan Jadi Target Invasi Rusia setelah Ukraina
Tidak segera jelas apa arti keputusan itu bagi masa depan ISS, dengan seorang pejabat senior NASA mengatakan kepada Reuters bahwa badan AS itu belum diberitahu secara resmi tentang rencana Rusia tersebut.
Pada pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Borisov mengatakan keputusan telah diambil untuk keluar dari proyek setelah 2024.
"Saya pikir saat ini kami akan mulai menyusun stasiun orbital Rusia," kata Borisov, seraya menambahkan bahwa stasiun baru itu adalah prioritas utama agensinya.
"Bagus," jawab Putin seperti dikutip dari BBC, Selasa (26/7/2022).
Dalam pertemuannya dengan Putin, Borisov juga mengatakan stasiun ruang angkasa Rusia yang baru akan memberikan Rusia layanan berbasis ruang yang dibutuhkan untuk kehidupan modern, misalnya navigasi dan transmisi data.
Baca juga: Moldova Ketakutan Jadi Target Invasi Rusia setelah Ukraina
Tidak segera jelas apa arti keputusan itu bagi masa depan ISS, dengan seorang pejabat senior NASA mengatakan kepada Reuters bahwa badan AS itu belum diberitahu secara resmi tentang rencana Rusia tersebut.
Lihat Juga :