Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi

Jum'at, 22 Juli 2022 - 23:03 WIB
"Kami mengumumkan kesiapan kami untuk pembicaraan memasuki panggung politik," tegasnya.

Pada 2016, pengunjuk rasa Iran menyerang misi diplomatik Arab Saudi di Iran setelah kerajaan itu mengeksekusi ulama Syiah Nimr al-Nimr. Riyadh menanggapinya dengan memutuskan hubungan dengan Teheran.

Amir-Abdollahian mengatakan dia berharap negosiasi dengan Riyadh akan mengarah pada hubungan diplomatik yang normal antara Arab Saudi dan Republik Islam Iran.

Para pejabat di Teheran sebelumnya mengatakan bahwa mengadakan pembicaraan di tingkat politik dapat menghasilkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat.

Setelah putaran terakhir negosiasi pada bulan April, Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi mengatakan dia percaya bahwa "rekonsiliasi sudah dekat" antara Riyadh dan Teheran, cerminan lebih lanjut dari pergeseran keberpihakan politik di seluruh wilayah.

Baca juga: Arab Saudi Berniat Gelar Putaran Baru Pembicaraan dengan Iran

Menyusul pemutusan hubungan antara Iran dan Arab Saudi, Abu Dhabi menurunkan hubungan diplomatik dengan Teheran dan Kuwait menarik duta besarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!