Kesal dengan Israel, Rusia Akan Usir Badan Yahudi
Jum'at, 22 Juli 2022 - 07:08 WIB
Pada April lalu, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid—yang sekarang menjadi perdana menteri—menuduh Rusia melakukan kejahatan perang.
Moskow telah berulang kali membantah tuduhan melakukan kekejaman dan mengatakan tidak menargetkan warga sipil dalam perangnya. Namun, ribuan orang telah tewas dalam hampir lima bulan perang.
Lapid mengatakan sebuah delegasi dengan perwakilan dari kantor perdana menteri dan beberapa kementerian akan mengunjungi Rusia minggu depan.
"Komunitas Yahudi di Rusia sangat terhubung dengan Israel," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Jumat (22/7/2022).
"Pentingnya muncul dalam setiap diskusi diplomatik dengan para pemimpin Rusia. Kami akan terus bertindak melalui saluran diplomatik sehingga aktivitas penting Badan Yahudi tidak akan berhenti," paparnya.
Menanggapi berita pengajuan permintaan pembubaran Badan Yahudi ke pengadilan di Moskow, Menteri Urusan Diaspora Israel Nachman Shai mengatakan sebelumnya: "Yahudi Rusia tidak akan disandera oleh perang di Ukraina. Upaya untuk menghukum Badan Yahudi atas sikap Israel terhadap perang itu menyedihkan dan ofensif."
Moskow telah berulang kali membantah tuduhan melakukan kekejaman dan mengatakan tidak menargetkan warga sipil dalam perangnya. Namun, ribuan orang telah tewas dalam hampir lima bulan perang.
Lapid mengatakan sebuah delegasi dengan perwakilan dari kantor perdana menteri dan beberapa kementerian akan mengunjungi Rusia minggu depan.
"Komunitas Yahudi di Rusia sangat terhubung dengan Israel," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Jumat (22/7/2022).
"Pentingnya muncul dalam setiap diskusi diplomatik dengan para pemimpin Rusia. Kami akan terus bertindak melalui saluran diplomatik sehingga aktivitas penting Badan Yahudi tidak akan berhenti," paparnya.
Menanggapi berita pengajuan permintaan pembubaran Badan Yahudi ke pengadilan di Moskow, Menteri Urusan Diaspora Israel Nachman Shai mengatakan sebelumnya: "Yahudi Rusia tidak akan disandera oleh perang di Ukraina. Upaya untuk menghukum Badan Yahudi atas sikap Israel terhadap perang itu menyedihkan dan ofensif."
Lihat Juga :