Tandingi China, India Kerahkan Banyak Pasukan di Dekat Ladakh
Sabtu, 27 Juni 2020 - 13:23 WIB
Srivastava mengatakan "tindakan China" di perbatasan tidak resmi—yang dikenal sebagai Garis Kontrol Aktual (LAC)—menyebabkan bentrok mematikan bulan ini dengan batu dan pentungan. Tidak ada tembakan dalam konflik tersebut.
"Inti masalahnya adalah bahwa sejak awal Mei, pihak China telah mengumpulkan kontingen besar pasukan dan persenjataan di sepanjang LAC," tuduh Srivasta, seperti dikutip AFP, Sabtu (27/6/2020).
Dia menambahkan bahwa China telah menghalangi patroli India karena melanggar perjanjian yang dibuat untuk menghindari pertikaian kedua pihak. Kedua negara bersenjata nuklir ini pernah berperang di perbatasan pada tahun 1962 dan secara teratur terlibat bentrok sejak itu.
Srivastava mengatakan pasukan China telah membangun "struktur" di sisi India dari garis demarkasi mereka di Lembah Galwan, Ladakh. (Baca: Konflik dengan India, China Kerahkan 10.000 Tentara dan Sistem Rudal )
"Meskipun ada beberapa pemberangkatan di masa lalu, tindakan pasukan China tahun ini sepenuhnya mengabaikan semua norma yang disepakati bersama," ujarnya.
"India harus melakukan penyebaran (pasukan) kontra karena penumpukan (pasukan) China," paparnya.
"Inti masalahnya adalah bahwa sejak awal Mei, pihak China telah mengumpulkan kontingen besar pasukan dan persenjataan di sepanjang LAC," tuduh Srivasta, seperti dikutip AFP, Sabtu (27/6/2020).
Dia menambahkan bahwa China telah menghalangi patroli India karena melanggar perjanjian yang dibuat untuk menghindari pertikaian kedua pihak. Kedua negara bersenjata nuklir ini pernah berperang di perbatasan pada tahun 1962 dan secara teratur terlibat bentrok sejak itu.
Srivastava mengatakan pasukan China telah membangun "struktur" di sisi India dari garis demarkasi mereka di Lembah Galwan, Ladakh. (Baca: Konflik dengan India, China Kerahkan 10.000 Tentara dan Sistem Rudal )
"Meskipun ada beberapa pemberangkatan di masa lalu, tindakan pasukan China tahun ini sepenuhnya mengabaikan semua norma yang disepakati bersama," ujarnya.
"India harus melakukan penyebaran (pasukan) kontra karena penumpukan (pasukan) China," paparnya.
Lihat Juga :