India Bebaskan Jurnalis Muslim Pengungkap Penghina Nabi Muhammad

Kamis, 21 Juli 2022 - 05:15 WIB
Pemerintah Jerman meminta India memberikan “ruang yang diperlukan” untuk “nilai-nilai demokrasi seperti kebebasan berekspresi dan kebebasan pers.”

“Tetapi meski pengadilan memerintahkan pembebasan wartawan, penahanannya akan memiliki efek mengerikan pada orang lain di media,” papar Sanjay Kapoor, sekretaris jenderal Persatuan Editor India, mengatakan kepada Arab News.

“Ini adalah parodi zaman kita bahwa bantuan untuk masalah yang tampaknya tidak berbahaya yang dianggap oleh ekosistem sebagai tindakan oposisi terhadap pemerintah hanya tersedia di tingkat Mahkamah Agung,” tutur dia.

Jurnalis di India semakin menjadi sasaran pekerjaan mereka dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa telah ditangkap di bawah tuduhan kriminal yang ketat atas posting di media sosial.

Akun Twitter beberapa dari mereka juga telah ditangguhkan atas perintah pemerintah.

Posisi India dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia, yang disusun Reporters Without Borders, secara konsisten menurun sejak partai Modi mengambil alih kekuasaan pada 2014.

Pada tahun 2022, India telah turun menjadi peringkat 150 dari 180 negara dalam daftar tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!