Sri Lanka Yakin China Akan Gelontorkan Bantuan Rp60 Triliun

Sabtu, 16 Juli 2022 - 04:37 WIB
"Kami telah mengajukan permintaan serupa kepada kreditur lain. Sri Lanka membutuhkan dana untuk membawa stabilitas sistem keuangan kami dan kami yakin bahwa China akan datang ke pesta lebih cepat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Parlemen Sri Lanka Mahinda Yapa Abeywardana menyatakan pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa telah diterima secara sah. “Gotabaya telah mengundurkan diri secara sah mulai hari Kamis (14/7/2022),” ungkap Mahinda Yapa Abeywardana mengatakan kepada wartawan.

Baca: Ketua Parlemen Sri Lanka: Pengunduran Diri Presiden Diterima Secara Sah

Sebelumnya, Rajapaksa memberi tahu ketua parlemen Sri Lanka dari Singapura bahwa dia mengundurkan diri. “Dari titik ini, kami akan bergerak untuk menunjuk presiden baru secara konstitusional,” ungkap Abeywardana.

Warga Sri Lanka telah menunggu pengumuman resmi yang mengonfirmasi presiden mereka telah mengundurkan diri setelah dia melarikan diri ke Singapura untuk menghindari protes anti-pemerintah yang dipicu krisis ekonomi yang mengerikan di negaranya. Kepergian Rajapaksa terjadi setelah berbulan-bulan protes atas apa yang dikatakan para kritikus sebagai salah urus ekonomi negara pulau itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!