AS Sukses Uji 2 Rudal Hipersonik di Tengah Ketegangan dengan Rusia dan China

Kamis, 14 Juli 2022 - 07:52 WIB
“Tes sukses kedua ini menunjukkan kemampuan ARRW untuk mencapai dan menahan kecepatan hipersonik operasional, mengumpulkan data penting untuk digunakan dalam tes penerbangan lebih lanjut, dan memvalidasi pemisahan yang aman dari pesawat,” kata Lockheed Martin dalam sebuah pernyataan.

Brigadir Jenderal Angkatan Udara Heath Collins, pejabat eksekutif dari Direktorat Persenjataan, mengatakan; “Kami sekarang telah menyelesaikan seri uji booster kami dan siap untuk maju ke pengujian menyeluruh akhir tahun ini.”

Menurutnya, "all-up-round" termasuk booster dan hulu ledak.

Senjata hipersonik bergerak di atmosfer atas dengan kecepatan lebih dari lima kali kecepatan suara atau sekitar 6.200 kilometer (3.853 mil) per jam.

Dalam tes senjata hipersonik terpisah, Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) mengonfirmasi bahwa mereka berhasil melakukan tes pertama senjata hipersonik Operational Fires.

Tes dilakukan di White Sands Missile Range di New Mexico.

Tes yang berhasil menunjukkan kemajuan di antara berbagai upaya pengembangan senjata hipersonik AS, yang dalam beberapa kasus telah didominasi oleh tes yang gagal, meningkatnya pertanyaan tentang biaya dan meningkatnya kekhawatiran bahwa Amerika Serikat tertinggal dalam apa yang telah menjadi perlombaan senjata negara adidaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!