Rusia Uji Coba Rudal Baru Jet tempur Su-57 untuk Hancurkan Target Siluman

Rabu, 06 Juli 2022 - 06:45 WIB
Baca: Profil Pavel Sukhoi, Pendiri Produsen Jet Tempur Andalan Rusia

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Rusia, Yury Borisov menegaskan, tentara Rusia menerima semua pasokan yang diperlukan selama operasi militer khusus di Ukraina.

“Operasi militer khusus Rusia telah berlangsung selama empat bulan di tengah tekanan sanksi yang sangat besar. Selama ini, tentara kami telah menerima semua pasokan yang diperlukan karena perusahaan melanjutkan pekerjaan mereka tanpa gangguan,” katanya.

"Untuk memastikan pasokan senjata dan amunisi, ada kebutuhan untuk merampingkan kinerja industri pertahanan dan perusahaan yang terlibat dalam rantai kerja sama, yang menjadi tujuan amandemen pemerintah," lanjut Borisov, pertemuan pleno Duma Negara Rusia (majelis rendah parlemen).
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!