Rusia Keluar dari Pulau Ular, Ukraina Klaim Kemenangan

Kamis, 30 Juni 2022 - 23:19 WIB
Baca: Akui Republik Separatis Pro-Rusia, Zelensky Putuskan Hubungan dengan Suriah

“Saya berterima kasih kepada para pembela wilayah Odessa yang mengambil tindakan maksimal untuk membebaskan bagian penting yang strategis dari wilayah kami,” kata Valeriy Zaluzhny, Panglima Militer Ukraina, di Telegram.

Dibanding masa awal invasi, kini Ukraina telah mulai menerima rudal jarak jauh dan perlengkapan militer dari pendukung Baratnya. Dan, posisi Rusia di Pulau Ular tampaknya menjadi tidak dapat dipertahankan.

"Pada akhirnya, akan terbukti tidak mungkin bagi (Presiden Vladimir) Putin untuk menahan negara yang tidak akan menerima pemerintahannya," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Ia menekankan bahwa kesepakatan damai pada akhirnya akan sesuai dengan persyaratan Ukraina.

"Kami telah melihat apa yang dapat dilakukan Ukraina untuk mengusir Rusia kembali. Kami telah melihat apa yang mereka lakukan di sekitar Kiev dan Kharkiv, sekarang di Pulau Ular," lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!