51 Migran Tewas, Presiden Meksiko Tuding AS Tak Bisa Kontrol Perbatasan

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:56 WIB
“Itu terjadi karena ada perdagangan orang dan kurangnya kontrol, dalam hal ini di perbatasan Meksiko-AS, tetapi juga di pedalaman AS,” papar presiden Meksiko itu.

Baca juga: India Memanas, Warga Hindu Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad

Pejabat penegak hukum AS mengatakan kepada CBS bahwa, “Insiden itu tampaknya menjadi kasus penyelundupan manusia paling mematikan dalam sejarah AS modern."

Otoritas lokal di Texas menaikkan jumlah korban tewas menjadi 51 jiwa pada Selasa sore (28/6/2022).

Tidak jelas berapa lama kelompok migran itu tetap berada di dalam truk trailer, tetapi polisi mengatakan tidak ada tanda-tanda air atau pengatur suhu udara (AC) yang berfungsi di dalam truk saat suhu musim panas yang terik.

Baca juga: 10 Perkembangan Terbaru Pria Hindu Dibunuh karena Dukung Penghina Nabi Muhammad
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!