Israel Minta Restu AS untuk Kirim Senjata Laser ke Negara-negara Arab
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:32 WIB
Senjata laser Iron Beam buatan Israel. Foto/Twitter/@Israel_MOD
TEL AVIV - Pejabat Israel berencana meminta restu resmi dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk menyediakan sistem pertahanan udara berbasis laser Iron Beam ke negara-negara Teluk Arab.
Beberapa negara Arab yang dapat menerima Iron Beam termasuk Uni Emirat Arab (UEA) dan mungkin juga Arab Saudi, menurut laporan Channel 12 Israel.
Pekan lalu, menteri pertahanan Israel mengumumkan Tel Aviv sedang mengerjakan “Aliansi Pertahanan Udara Timur Tengah” dengan pemerintah negara-negara Arab, tetapi tidak memberikan rincian.
Baca juga: Kebanyakan Warga Amerika Khawatir dalam Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Pada Minggu, media AS melaporkan Washington menengahi pertemuan rahasia pada musim semi para pejabat tinggi militer Israel dan Arab untuk membahas koordinasi pertahanan udara regional melawan Iran.
Laporan berbahasa Ibrani tanpa sumber, yang dikutip Times of Israel, mengindikasikan pengiriman sistem laser ke negara-negara Teluk akan membantu upaya pimpinan AS meningkatkan kerja sama pertahanan udara antara Tel Aviv dan koalisi regional yang longgar termasuk Mesir, Yordania, Bahrain, UEA, Arab Saudi dan Qatar.
Baca juga: India Memanas, Warga Hindu Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad
Negara Yahudi itu tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Qatar dan Saudi. Riyadh telah berulang kali menyatakan mereka tidak akan menjalin hubungan formal dengan Israel sampai masalah Palestina dan pembentukan negara Palestina diselesaikan.
Beberapa negara Arab yang dapat menerima Iron Beam termasuk Uni Emirat Arab (UEA) dan mungkin juga Arab Saudi, menurut laporan Channel 12 Israel.
Pekan lalu, menteri pertahanan Israel mengumumkan Tel Aviv sedang mengerjakan “Aliansi Pertahanan Udara Timur Tengah” dengan pemerintah negara-negara Arab, tetapi tidak memberikan rincian.
Baca juga: Kebanyakan Warga Amerika Khawatir dalam Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Pada Minggu, media AS melaporkan Washington menengahi pertemuan rahasia pada musim semi para pejabat tinggi militer Israel dan Arab untuk membahas koordinasi pertahanan udara regional melawan Iran.
Laporan berbahasa Ibrani tanpa sumber, yang dikutip Times of Israel, mengindikasikan pengiriman sistem laser ke negara-negara Teluk akan membantu upaya pimpinan AS meningkatkan kerja sama pertahanan udara antara Tel Aviv dan koalisi regional yang longgar termasuk Mesir, Yordania, Bahrain, UEA, Arab Saudi dan Qatar.
Baca juga: India Memanas, Warga Hindu Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad
Negara Yahudi itu tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Qatar dan Saudi. Riyadh telah berulang kali menyatakan mereka tidak akan menjalin hubungan formal dengan Israel sampai masalah Palestina dan pembentukan negara Palestina diselesaikan.
Lihat Juga :