Jutaan Korban Banjir di Bangladesh dan India Menunggu Bantuan
Selasa, 21 Juni 2022 - 00:15 WIB
Sekitar 300.000 orang telah dipindahkan ke tempat penampungan di Sylhet. Tetapi, lebih dari 4 juta orang terdampar di dekat rumah mereka yang terendam, menambah tantangan bagi pihak berwenang untuk memberikan bantuan, termasuk air minum dan persediaan medis.
"Situasinya masih mengkhawatirkan," kata Mohammad Mosharraf Hossain, Kepala Administrator Divisi Sylhet, mengatakan kepada Reuters melalui telepon.
Baca: Hujan Deras Guyur Wilayah Selatan China, Sejumlah Sungai Meluap
"Kami mengintensifkan upaya kami menyediakan bahan bantuan. Saat ini, tantangan utama adalah menjangkau semua orang dan memastikan ketersediaan air minum," lanjutnya.
Khalilur Rahman, seorang penduduk distrik Sunamganj di Sylhet, mengatakan, air banjir telah membanjiri lantai dasar rumahnya yang berlantai dua dan penduduk setempat menggunakan perahu untuk bergerak di sekitar daerah itu.
"Saya belum pernah melihat banjir seperti itu dalam hidup saya," Rahman, 43, mengatakan kepada Reuters melalui telepon. Ia seraya menambahkan bahwa tidak ada listrik sejak hujan lebat mulai pada Kamis malam. "Makanan kering habis, tidak ada air minum," lanjutnya.
"Situasinya masih mengkhawatirkan," kata Mohammad Mosharraf Hossain, Kepala Administrator Divisi Sylhet, mengatakan kepada Reuters melalui telepon.
Baca: Hujan Deras Guyur Wilayah Selatan China, Sejumlah Sungai Meluap
"Kami mengintensifkan upaya kami menyediakan bahan bantuan. Saat ini, tantangan utama adalah menjangkau semua orang dan memastikan ketersediaan air minum," lanjutnya.
Khalilur Rahman, seorang penduduk distrik Sunamganj di Sylhet, mengatakan, air banjir telah membanjiri lantai dasar rumahnya yang berlantai dua dan penduduk setempat menggunakan perahu untuk bergerak di sekitar daerah itu.
"Saya belum pernah melihat banjir seperti itu dalam hidup saya," Rahman, 43, mengatakan kepada Reuters melalui telepon. Ia seraya menambahkan bahwa tidak ada listrik sejak hujan lebat mulai pada Kamis malam. "Makanan kering habis, tidak ada air minum," lanjutnya.
Lihat Juga :