Parlemen di Eropa Ini Berani Akui Israel Lakukan Kejahatan Apartheid pada Palestina
Jum'at, 17 Juni 2022 - 19:32 WIB
Parlemen Catalonia menjadi Parlemen pertama Eropa yang akui Israel lakukan kejahatan apartheid terhadap rakyat Palestina. Foto/REUTERS
BARCELONA - Parlemen Catalonia menjadi Parlemen Eropa pertama yang berani mengeluarkan resolusi tentang pengakuan bahwa Israel telah melakukan kejahatan apartheid terhadap rakyat Palestina .
Catalonia merupakan wilayah otonomi di Spanyol. Resolusi yang dikeluarkan Parlemen tersebutmenjadi langkah bersejarah di Eropa.
"Israel menerapkan sistem yang bertentangan dengan hukum internasional dan setara dengan kejahatan apartheid sebagaimana didefinisikan dalam Statuta Roma tentang Pengadilan Kriminal Internasional, Pasal 7.2 (h)," bunyi resolusi tersebut, seperti dikutip Middle East Eye, Jumat (17/6/2022).
Sebelumnya pada hari Selasa, Human Rights Watch (HRW) menggambarkan blokade Israel di Jalur Gaza sebagai bagian dari kejahatan apartheid oleh otoritas Israel dan penganiayaan terhadap jutaan orang Palestina.
Baca juga: Politisi Israel Berharap Warga Palestina Lenyap
Dalam sebuah laporan, menandai peringatan 15 tahun pengepungan Israel di Jalur Gaza, HRW mengatakan: "Pembatasan Israel untuk meninggalkan Gaza membuat lebih dari 2 juta penduduknya kehilangan kesempatan untuk memperbaiki kehidupan mereka."
Catalonia merupakan wilayah otonomi di Spanyol. Resolusi yang dikeluarkan Parlemen tersebutmenjadi langkah bersejarah di Eropa.
"Israel menerapkan sistem yang bertentangan dengan hukum internasional dan setara dengan kejahatan apartheid sebagaimana didefinisikan dalam Statuta Roma tentang Pengadilan Kriminal Internasional, Pasal 7.2 (h)," bunyi resolusi tersebut, seperti dikutip Middle East Eye, Jumat (17/6/2022).
Sebelumnya pada hari Selasa, Human Rights Watch (HRW) menggambarkan blokade Israel di Jalur Gaza sebagai bagian dari kejahatan apartheid oleh otoritas Israel dan penganiayaan terhadap jutaan orang Palestina.
Baca juga: Politisi Israel Berharap Warga Palestina Lenyap
Dalam sebuah laporan, menandai peringatan 15 tahun pengepungan Israel di Jalur Gaza, HRW mengatakan: "Pembatasan Israel untuk meninggalkan Gaza membuat lebih dari 2 juta penduduknya kehilangan kesempatan untuk memperbaiki kehidupan mereka."
Lihat Juga :