China Luncurkan Kapal Induk Ke-3 saat Ketegangan dengan AS Memanas

Jum'at, 17 Juni 2022 - 14:55 WIB
Fujian akan memakan waktu bertahun-tahun sebelum mencapai kapasitas operasional, karena Kementerian Pertahanan belum mengumumkan tanggal untuk masuk ke layanan tempur.

“Layanan dan uji tambat akan dilakukan sesuai rencana setelah kapal diluncurkan,” lanjut siaran CCTV.

China sebelumnya sudah memiliki dua kapal induk yang beroperasi.

Pertama, Liaoning, yang ditugaskan sejak 2012. Kedua, Shandong, yang memasuki layanan tempur pada 2019.

Berbeda dengan Fujian, kedua kapal induk tersebut menggunakan platform gaya lompat ski untuk meluncurkan pesawat dan tidak memiliki sistem peluncur ketapel.

Menurut majalah pertahanan Janes, Amerika Serikat saat ini memiliki kapal induk paling banyak yang beroperasi, yakni 11 unit. Diikuti oleh China dan Inggris yang masing-masing mengoperasikan dua unit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!