Sosok Arthur Balfour, Menteri Luar Negeri Inggris yang Rugikan Palestina Lewat Deklarasi Balfour

Jum'at, 10 Juni 2022 - 11:32 WIB
Ia dianggap berjasa lantaran berhasil membuat formula senjata dan membantu Inggris memenangkan peperangan.

Weizmann juga diganjar penghargaan dan hadiah dari David Lloyd George, Perdana Menteri Inggris.

Wiezmann meminta adanya wilayah yang dikhususkan untuk umat Yahudi. Semula George memberikan wilayah Uganda di Afrika yang bisa dijadikan rumah untuk Yahudi.

Namun, Weizmann menolak dan justru menuntut wilayah Palestina untuk menjadi milik Yahudi.

Selama hidupnya, Balfour dipandang sebagai tokoh yang amat cerdas dan memiliki sifat lemah lembut.

Namun, ia juga bisa berubah menjadi sosok galak dan tegas jika ada hal yang menurutnya tak sesuai. Balfour meninggal dunia pada 19 Maret 1930 karena gangguan sistem peredaran darah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!