Banjir Kritik, Afsel Tunda Proyek Tiang Bendera 100 Meter Berbiaya Rp19 Miliar
Minggu, 22 Mei 2022 - 06:13 WIB
Departemen mengumumkan proyek bendera "monumental" ketika merinci rencana kinerja tahunan untuk tahun 2022/2023 kepada Majelis Nasional minggu lalu. Dalam rencana kinerja tahunannya, departemen tersebut mengatakan bahwa pihaknya memulai proses untuk membuat konsep, merancang dan akhirnya, memasang "Bendera Monumental Nasional" dengan tiang bendera yang tingginya lebih dari 100 meter.
Baca: Presiden Afsel Salahkan NATO atas Perang Rusia-Ukraina
“Bendera merupakan lambang kebangsaan dan identitas bersama masyarakat di suatu negara tertentu. Bendera sebagai brand image negara perlu mendapat pengakuan yang tinggi dari warga negara. Jauh dalam membuatnya sangat diakui oleh warga," kata departemen itu.
"Ini memiliki potensi untuk menyatukan orang karena menjadi simbol persatuan dan identitas bersama. Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan kohesi sosial," lanjut pernyataan tersebut.
Setelah proyek tersebut memicu kontroversi, Direktur The SA Bureau of Heraldry and National Herald of South Africa, Thembinkosi Mabaso, mengatakan kepada CapeTalk, bahwa bendera negara perlu dipromosikan. Sebab, tidak ada gunanya memiliki bendera ketika "orang tidak menyukainya, beresonansi dengannya atau pahami peran khususnya.".
Baca: Presiden Afsel Salahkan NATO atas Perang Rusia-Ukraina
“Bendera merupakan lambang kebangsaan dan identitas bersama masyarakat di suatu negara tertentu. Bendera sebagai brand image negara perlu mendapat pengakuan yang tinggi dari warga negara. Jauh dalam membuatnya sangat diakui oleh warga," kata departemen itu.
"Ini memiliki potensi untuk menyatukan orang karena menjadi simbol persatuan dan identitas bersama. Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan kohesi sosial," lanjut pernyataan tersebut.
Setelah proyek tersebut memicu kontroversi, Direktur The SA Bureau of Heraldry and National Herald of South Africa, Thembinkosi Mabaso, mengatakan kepada CapeTalk, bahwa bendera negara perlu dipromosikan. Sebab, tidak ada gunanya memiliki bendera ketika "orang tidak menyukainya, beresonansi dengannya atau pahami peran khususnya.".
(esn)
Lihat Juga :