Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Gelar Sidang Pubik Soal UFO

Rabu, 18 Mei 2022 - 00:24 WIB
Menurut laporan tersebut ada sedikit keraguan bahwa objek tak dikenal adalah objek nyata, apa pun itu, karena setidaknya 80 dari 144 insiden terdeteksi oleh beberapa sensor.

"UAP jelas menimbulkan masalah keselamatan penerbangan dan dapat menimbulkan tantangan bagi keamanan nasional AS," kata laporan itu.

Pada bagian publik dari sidang, yang diikuti dengan sesi rahasia, Bray mengatakan jumlah insiden yang dilaporkan telah meningkat menjadi sekitar 400 sejak laporan tahun lalu. Dia mengatakan penampakan itu "sering dan terus berlanjut" dan sering terjadi di area pelatihan militer atau wilayah udara lain yang ditunjuk.

Baca juga: Tentara Rusia Dihantam Petir Ajaib, UFO Bantu Pasukan Ukraina?

Dia menunjukkan kepada anggota parlemen sebuah video dari satu UAP yang diamati oleh seorang pilot Angkatan Laut pada tahun 2021, sebuah "objek bulat" yang "dengan cepat melewati kokpit pesawat."

"Saya tidak memiliki penjelasan untuk objek spesifik apa ini," ucap Bray.

Video lain menunjukkan objek segitiga mengambang di Pantai Barat seperti yang terlihat melalui kacamata penglihatan malam (night vision). Gambar objek serupa, juga terlihat melalui kacamata penglihatan malam, ditangkap di lepas pantai lain bertahun-tahun kemudian.

Bray mengatakan Satuan Tugas UAP menyimpulkan bahwa benda-benda segitiga ini adalah "sistem udara tak berawak," dan bahwa penampilan segitiga mereka adalah hasil dari cahaya yang melewati kacamata penglihatan malam sebelum direkam oleh kamera SLR.

Bray mengatakan Satuan Tugas UAP tidak memiliki puing-puing atau indikasi yang menunjukkan benda-benda itu berasal dari luar bumi. Dia mengatakan tidak ada tabrakan antara benda aneh dan pesawat AS, tetapi mencatat setidaknya ada 11 "nyaris celaka." Dia menambahkan bahwa negara-negara lain telah memiliki laporan UAP mereka sendiri, dan beberapa negara tersebut berkomunikasi dengan AS tentang temuan mereka dan sebaliknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!