Finlandia Tegaskan Tidak Takut Hadapi Rusia, Segera Gabung NATO

Senin, 16 Mei 2022 - 21:01 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Glushko menekankan jika kedua negara Nordik bergerak maju dengan bergabung dengan NATO, Moskow harus menanggapi, meskipun terlalu dini untuk membahas kemungkinan relokasi senjata nuklir lebih dekat ke negara-negara tersebut, atau tindakan lainnya.

Rusia menyerang Ukraina pada akhir Februari, menyusul kegagalan Kiev menerapkan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass, Donetsk dan Lugansk.

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Mariupol diklaim Republik Donetsk yang memisahkan diri dari Ukraina sebagai bagian integral dari wilayahnya.

Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!