Dubes Antonov: Diplomat Rusia di AS Terancam dan Didorong untuk Berkhianat

Minggu, 15 Mei 2022 - 17:00 WIB
"Yang mengerikan di sini adalah politisi terkenal, yang agak saya hormati di masa lalu, yang pengetahuannya saya junjung tinggi, sekarang menerbitkan seruan kepada diplomat dan militer Rusia di media AS untuk beralih ke sisi yang disebut demokrasi,” ungkap Antonov.

Baca: Putin: Barat Siap Korbankan Dunia untuk Raih Dominasi Global

“Secara efektif, rekan-rekan saya didorong ke dalam pengkhianatan, yang oleh negara mana pun dipandang sebagai tindakan tercela," lanjut utusan itu.

CIA, FBI, Kantor Direktur Intelijen Nasional dan Departemen Luar Negeri AS tidak segera membalas pesan yang meminta komentar. Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk Polandia disiram dengan zat merah pada hari Senin oleh orang-orang yang memprotes perang.

Rusia dan Amerika Serikat telah terkunci dalam perselisihan mengenai ukuran dan fungsi misi diplomatik masing-masing jauh sebelum Rusia menginvasi Ukraina. Moskow mengusir sejumlah diplomat AS pada Maret setelah Washington mengatakan pihaknya mengusir 12 diplomat Rusia di misi negara itu di PBB di New York.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!