42 Meninggal Akibat COVID-19, Korut Berlakukan Lockdown Total
Minggu, 15 Mei 2022 - 10:11 WIB
KCNA melaporkan otoritas kesehatan mendirikan lebih banyak pos pencegahan epidemi, dan segera mengangkut pasokan medis ke rumah sakit dan klinik, sementara pejabat senior telah menyumbangkan obat-obatan cadangan.
"Sebagian besar kematian disebabkan oleh orang-orang yang ceroboh dalam meminum obat karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit infeksi virus varian Omicron siluman dan metode pengobatannya yang benar," kata laporan itu.
Baca juga: Korea Utara Ungkap Demam Misterius Tewaskan 6 Orang, 350.000 Warga Terjangkit
Menurut KCNA, setidaknya 296.180 lebih banyak orang turun dengan gejala demam, dan 15 lainnya meninggal pada hari Minggu.
Para ahli mengatakan Korut tampaknya tidak memiliki kapasitas untuk menguji puluhan ribu pasien bergejala tersebut. KCNA sendiri tidak melaporkan berapa banyak dari kasus yang dicurigai itu dinyatakan positif COVID-19.
KCNA melaporkan secara keseluruhan Korut telah melaporkan 820.620 kasus yang dicurigai, dengan 324.550 masih dalam perawatan medis.
"Sebagian besar kematian disebabkan oleh orang-orang yang ceroboh dalam meminum obat karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit infeksi virus varian Omicron siluman dan metode pengobatannya yang benar," kata laporan itu.
Baca juga: Korea Utara Ungkap Demam Misterius Tewaskan 6 Orang, 350.000 Warga Terjangkit
Menurut KCNA, setidaknya 296.180 lebih banyak orang turun dengan gejala demam, dan 15 lainnya meninggal pada hari Minggu.
Para ahli mengatakan Korut tampaknya tidak memiliki kapasitas untuk menguji puluhan ribu pasien bergejala tersebut. KCNA sendiri tidak melaporkan berapa banyak dari kasus yang dicurigai itu dinyatakan positif COVID-19.
KCNA melaporkan secara keseluruhan Korut telah melaporkan 820.620 kasus yang dicurigai, dengan 324.550 masih dalam perawatan medis.
Lihat Juga :